Bappenas Segera Uji Coba Instrumen Pemantauan SDG 16

8053

Dalam waktu dekat ini Kementrian PPN/Bappenas segera akan melakukan uji coba instrumen Pemantauan SDG 16. Pemantauan SDG 16 akan menggunakan Report Card yang memiliki dua unsur analisis, yaitu analisis deskriptif menggunakan indeks berbagai indikator yang telah tersedia, dan analisis naratif eksplanatori menggunakan data-data dan pendekatan analisa SWOT untuk memahami faktor-faktor yang mendorong teracapainya suatu kinerja dan yang menghambatnya.

Report Card Monitoring SDG 16 juga akan dilengkapi dengan sajian menggunakan “traffic light” untuk menunjukkan kecenderungan prestasi dengan indikator bersangkutan, dalam tiga golongan “Dalam Jalur” (Hijau), “Waspada” (Kuning), dan “Keluar Jalur” (Merah).

Dalam Pengembangan instrumen pemantauan SDG 16 ini Bappenas didukung oleh UNDP dan bertindak sebagai konsultan teknis adalah Ir Zaim Saidi (Peneliti Senior PIRAC dan aktivis LSM). Untuk keperluan uji coba, Bappenas akan mengambil tiga indikator, yang telah tersedia datanya, adanya kesediaan pihak pengampu kepentingan kunci, serta keberlanjutannya di masa depan.

Saat ini telah ditetapkan dua indikator, yaitu:

  1. Indikator 16.7.2 (a), (b), dan (c) terkait dengan Indeks Demokrasi Indonesia;
  2. Indikator 16.9.1 (*) terkait dengan Proporsi anak umur di bawah 5 tahun yang kelahirannya dicatat oleh lembaga pencatatan sipil.

Adapun untuk indikator ketiga masih dalam pembahasan tim Bappenas-UNDP, namun kemungkinan adalah yang terkait dengan penegakkan Hak Asasi Manusia. Demikian antara lain hasil pertemuan stakeholder dan tim ahli di Gedung Bappenas, Senin, 19 Juni 17, awal pekan ini.

Proses uji coba diharapkan selesai dalam waktu sebulan ke depan. Dan pada Juli 2017 laporan telah didesiminasikan kepada masyarakat.